SMKN 3 Mandau Perkuat Pendidikan Vokasi, Kolaborasi Industri dan Teknologi Jadi Fokus Pengembangan
SMK Negeri 3 Mandau kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi dengan menggelar Sosialisasi Program Bantuan Teaching Factory (TEFA), Program Sekolah Model Pembelajaran Mendalam (PM), serta Program Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di Kecamatan Bathin Solapan, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang digelar sebagai bagian dari implementasi SMK Pusat Keunggulan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dengan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA), sehingga mampu melahirkan lulusan yang siap bersaing di era transformasi digital.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Wilayah II Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Faizal Ahmaddin, AP., M.Si. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah SMKN 3 Mandau yang terus berinovasi menghadirkan pembelajaran vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Menurutnya, program-program strategis tersebut diharapkan dapat diimplementasikan secara optimal sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, serta memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
Kegiatan ini turut dihadiri narasumber dari BBPPMPV BBL Medan, perwakilan industri PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (IKPP) Perawang, Pengawas SMK, Ketua Komite SMKN 3 Mandau, Kepala SMKN 3 Mandau, serta sekolah-sekolah jejaring yang ikut mendukung pengembangan pendidikan vokasi di Provinsi Riau.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pentingnya Teaching Factory (TEFA) sebagai model pembelajaran berbasis produksi dan layanan yang mengintegrasikan proses belajar dengan budaya kerja industri. Melalui konsep tersebut, peserta didik tidak hanya menguasai kompetensi teknis sesuai bidang keahlian, tetapi juga dibentuk memiliki disiplin, etos kerja, kemampuan berkolaborasi, produktivitas, serta orientasi terhadap kualitas hasil kerja.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai Program Sekolah Model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang menitikberatkan pada proses belajar yang lebih bermakna melalui keterlibatan aktif peserta didik dalam memahami konsep, memecahkan persoalan nyata, berpikir kritis, kreatif, serta mampu bekerja sama dan melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran.
Tak kalah penting, sosialisasi juga membahas implementasi Program Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) sebagai bagian dari transformasi digital di lingkungan pendidikan. Program ini dirancang untuk membangun kemampuan berpikir komputasional, literasi digital, kreativitas, hingga kemampuan menyelesaikan masalah yang relevan dengan perkembangan teknologi masa depan.
Sementara itu, perwakilan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (IKPP) Perawang memaparkan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan dunia industri melalui penyelarasan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, pelaksanaan praktik kerja lapangan, pengembangan Teaching Factory, hingga pembiasaan budaya industri di lingkungan sekolah.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi salah satu kunci dalam mencetak lulusan SMK yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Kepala SMKN 3 Mandau menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan upaya menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung berbagai program prioritas Kementerian Pendidikan.
Melalui sinergi antara pemerintah, BBPPMPV, dunia industri, komite sekolah, serta sekolah jejaring, SMKN 3 Mandau berkomitmen terus menghadirkan pendidikan vokasi yang unggul, inovatif, dan mampu menghasilkan lulusan yang tangguh, profesional, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pengembangan ekosistem Teaching Factory, implementasi Pembelajaran Mendalam, penerapan Koding dan Kecerdasan Artifisial, serta penguatan budaya industri sebagai fondasi dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi di Provinsi Riau.
Sumber (Redaksi CakapRiau.com)
https://www.cakapriau.com/pendidikan/smkn-3-mandau-perkuat-pendidikan-vokasi-kolaborasi-industri-dan-teknologi-jadi-fokus-pengembangan/
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Validasi Produk atau Jasa Melalui Prototipe Dorong Inovasi dan Jiwa Wirausaha Murid SMKN 3 Mandau
Bathin Solapan, 14 Juli 2026 – SMKN 3 Mandau melaksanakan Kegiatan Validasi Produk atau Jasa Melalui Prototipe dalam rangka pelaksanaan Bantuan Pemerintah Program Proyek Kreatif d
Motivasi dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Bathin Solapan untuk Murid MPLS SMKN 3 Mandau
Dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMKN 3 Mandau Tahun Pelajaran 2026/2027, para murid mendapatkan motivasi dan pembinaan karakter dari **Lembaga Adat Me
Workshop Pengembangan Inovasi Bisnis Murid Tingkatkan Jiwa Kewirausahaan di SMKN 3 Mandau
Bathin Solapan, 7 Juli 2026 – SMKN 3 Mandau melaksanakan Workshop Pengembangan Inovasi Bisnis Murid sebagai bagian dari pelaksanaan Bantuan Pemerintah Program Proyek Kreatif dan K

